Foto Muhammad Mukhlisin
Muhammad Mukhlisin

Profil Singkat Muhammad Mukhlisin

Muhammad Mukhlisin. 32 tahun. Ayah dari dua orang anak. Memiliki berbagai pengalaman di lembaga perdamaian. Beberapa diantaranya adalah mendirikan Sekolah Agama di Indonesian conference on religion and Peace (ICRP). Membuat modul dan pelatihan toleransi untuk guru dan anak muda di Search for Common Ground. Pernah meneliti soal efektifitas kebijakan terorisme di Indonesia di Wahid Foundation. Dll

Sekarang aktif di Yayasan Cahaya Guru (YCG) menjadi kepala Sekolah Guru Kebinekaan. Lebih dari 18.000 guru telah menerima manfaat dari program YCG. Didirikan pada tahun 2006. Dan sejak 2010 fokus terhadap isu keragaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Muhammad Mukhlisin bersama teman-temannya dari Yayasan Cahaya Guru mendirikan kegiatan-kegiatan pelatihan guru untuk meningkatkan toleransi dan wawasan keragaman. Di antaranya adalah Sekolah Guru Kebinekaan (SGK), Pelatihan Guru Kebinekaan (PGK), dll.

Beberapa keterlibatannya dalam penyusunan modul dan buku adalah sebagai berikut:

  1. Tim penyusun modul Pendidikan HAM, Demokrasi & Konstitusi Bagi Penyuluh Agama-Agama diterbitkan oleh ICRP
  2. Tim penyusun dan Pelatih Lokakarya dan Pelatihan Untuk Organisasi Keagamaan Dan Kepemudaan diterbitkan oleh Search for Common Ground (SFCG) Indonesia
  3. Tim penyusun Modul Peltaihan Dasar dan Lanjutan Hak Asasi Manusia dan Hak-Hak Kewarganegaraan untuk Pemuda diterbitkan oleh the Wahid Institute dan Respect and Dialog (Ready)
  4. Editor buku “Merayakan Perbedaan Merajut Perdamaian” yang diterbitkan oleh Departemen Pemuda dan Remaja PGI, ICRP, dan the Wahid Institute
  5. Tim Penyusun buku, “Berbaur, Berguru, Bersatu; Refleksi Sekolah Guru Kebinekaan 2017”
  6. Tim Penyusun Buku, “Cahaya Bineka Taman Bangsa, Narasi dan Panduan Sederhana Menanamkan Nilai Pancasila di Sekolah”
  7. Tim Editor, “Keragaman dari Ruang Kelas; Catatan Peserta Sekolah Guru Kebinekaan Lanjutan 2018 dan Pelatihan Guru Kebinekaan Ambon dan Pematangsiantar”
  8. dll.

Baca juga: Siapa Muhammad Mukhlisin